| Lusiana dalam Webinar "Happy Parenting di Masa Pandemi COVID-19, Kamis (11/11/2020) |
Tantangan orang tua menjadi ekstra di masa pandemi COVID-19, sambil bekerja, mengontrol anak dalam menjalani sekolah online, dan juga beban dosmetik lainnya bisa menjadi peluang adanya depresi.
Rakyat Merdeka menyelenggarakan sebuah webinar pada 11 November 2020, dengan tema yang bertajuk Happy Parenting di Masa Pandemi Corona, yang menghadirkan narasumber Konselor dan Hipnoterapis Anak, Remaja dan Keluarga, Lusia Pansilawatiningsih. Webinar ini dipandu oleh dua wartawan Rakyat Merdeka, Firsty Hestyarini dan Saiful Bahri.
Menurut Lusi, masa pandemi bisa dipandang dengan kacamata berbeda, banyak hikmah. Ini masa sebagai orang tua untuk belajar lebih bagaimana memahami anak, “Sekolah atau lembaga pendidikan lainnya bukanlah yang memiliki tanggung jawab besar terhadap anak-anak kita, tetapi justru kitalah sebagai orang tua. Dan anak-anak juga luarbiasa bisa menyesuaikan diri orang tua mereka sebagai pengajar, jadi orang tua dan anak-anak di sini sama-sama tertantang”
Dalam webinar kali ini juga sedikit menyinggung peningkatan kasus kekerasan dalam rumah tangga dan juga kekerasan terhadap anak, pada masa pandemi COVID-19. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, karena ada sebuah akar masalah yang tidak lain dan tidak bukan adalah pondasi diri yang masih belum kuat.
Our time memang penting, namun me time tidak kalah pentingnya. Di mana ada beberapa batasan privasi dilanggar, dan me time memiliki korelasi dengan hal tersebut. “me time bisa disebut dengan mengecas baterai energinya kita. Bersyukurlah di dalam rumah tangga yang pasangannya masih lengkap jadi mereka masih bisa mengisi baterai kasih, sehingga baterai kasih anak-anak juga masih bisa dipenuhi. Single parent juga bisa mengisi baterai kasihnya dengan pertemanan dengan keluarga yang masih ada" Papar Lusi.
Komentar
Posting Komentar